Masihkah kalian ingat foto ini
kawan ........?????, ya foto ini merupakan awal dari munculnya masalah-masalah
yang menimpa kita.
Oke kita mulai ceritanya.........
Jadi, dimulai bebeapa ide yang ingin mengadakan acara untuk
mengisi liburan ujian sekolah kelas 3.
“meeting yuk!!!!” ajak fariz
“Meeting pa to riz??”tanyaku dengan penasaran.
“udahlah ikut aja, tadi katanya pada mau bikin acara sepedaan
buat ngisi liburan!”sahut fariz.
“mau meeting di mana?”tanyaku lagi.
“ya makanya kita cari tempat”.jawab fariz sambil mengajakku
dan teman2 yang lain untuk keluar dari asrama.
“mau kemana??”tanya bu ela dari jendela lantai 2.
“Ada deh buu”sorak kami.(maaf bu kalu mungkin kata ini
sedikit menyinggung perasaan bu ella)
Kami pun memilih joglo sekolah untuk tempat meeting.
“assalamualaikum,langsung saja......jadi kemana nih acaranya”ucap
fariz membuka acara.
Dan satu persatu teman2ku pun mengusulkan pendapatnya. Kalu aku
si memilih diam,dan menjadi pendengar yang baik, maklum gak punya ide.
Hingga akhirnya
keputusannya yang kalu gak salah isinya ‘yang penting pada hari H kita kumpul
di asrama,baru kita tentuin kemana tujuan kita ’
#Hari H
Hari H
pun tiba aku-pun mulai bersiap-siap berangkat,kalau nggak salah waktu itu aku
berangkat baring bersama teman-teman yang berasal dari tambakromo dan gabus.
Sesampainya
di asrama ternyata masih sepi dan belum banyak yang datang.
#kena marah
Malam pun
tiba, pak Sa’dun dan pak Asyhar yang tahu kalau kami mau mengadakan acara tapi
belum ijin pun mengumpulkan kami,yang intinya mereka kecewa dengan kami karena
kami tidak ijin saat ingin mengadakan acara ini, sedangkan merekalah yang
bertanggung jawab atas kami,dan mereka khawatir bila terjadi sesuatu pada kami
Aku dan
teman-teman hanya bisa tertunduk dan menyadari kami memang bersalah. Aku merasa
sangat bersalah pada Pak Sa’dun dan Pak Asyhar.Tapi hal itu sudah terjadi ya
mau tidak mau tidak bisa dibatalkan.
“jadi kemana tempat tujuan kalian?”tanya pak Asyhar
Ami hanya diam karena waktu itu memang kami belum menentukan
dengan pasti tujuan kami. Hingga akhirnya hasil meeting menentukan tempat
tujuan kami adalah ke sebuah desa terpenci, pelosok, dan jarang ada signal,
yang namanya juga aga seram yaitu Desa Larangan.
Esok pun
tiba kami pun bersiap-siap, ya walaupun tadi malam habis dimarahi,kami tetap
menyambut pagi itu dengan senyum.
“riz,mam kamu yang mulai duluan, kalian kan juru
kuncinya,hehe”teriak beberapa dari kami.
Hari itu kami ditemani kak Dina,dengan mengucap bismillah
kami pun mulai mengayuh sepeda kami.
Canda tawa
pun mengiringi perjalanan kami,dan kami pun menyempatkan untuk berfoto-foto di
tengah perjalanan kami.Hingga tidak terasa kami pun tiba di rumah Rizki.oh ya
baru ingat.... jadi ceritanya tadi itu kami mau mengadakan acara
rujakkan,hehehe sorry....
Kami
pun mulai beraksi, para calon ibu2 rumah tangga pun segera mempersiapkan
buah-buahhan yang akan di rujak, dan para calon bapak2 rumah tangga menyiapkan
sambel spesial.....
Dan lagi2
canda tawa pun mengiringi proses pembuatan rujak hehehe....
Dan rujak pun siap kami pun segera menyerbu, dan biasa sifat
kami rakus kami muncul.hanya beberapa menit rujak pun bablas tak berbekas,dan acara
selanjutnya adalah pergi ke sebuah sungai yang ada di Desa Larangan yang sangat
indah, airnya jernih, udaranya segar dan enak deh pokoknya dipandang, dan kami
pun menjalankan ritual wajib kami yaitu.......foto-foto hehehe,selepas itu kami
pun pulang ke asrama dan kerumah masing-masing dengan membawa banyak sekali
kenangan yang tentunya akan terus membekas dalam hati kita...
#sedikitpesan
Mungkin pada hari itu kita agak sedikit kesal karena kena
marah, tapi asal kalian tahu marah dari beliau merupakan kasih sayang yang
beliau berikan untuk kita, mereka takut jikalau terjadi apa2 dengan kita, dan
satu hal lagi kawan persahabatan yang telah lama kita jalin ini jangan sampai
luntur seiring dengan berlalunya waktu...aku tau kalian pada sibuk untuk
mempersiapkan masa depan kalian, tapi gak ada salahnya kan sekali-kali saling
sapa walaupun melalui jejaring sosial maupun sms. Perlu kalian ingat kita
pernah tinggal satu atap selama tiga tahun melewati pahit manisnya hidup. Tentunya
tiga tahun bukanlah waktu yang sebentar kan????
Ceileh kata2 gue puitis banget ya??? ah sudahlah mungkin
sampai sini dulu postingan gue, jikalau ada cerita yang kurang benar maklum gue
bukanlah makhluk yang sempurna,...dan mungkin ada kata2 yang kurang membekas
gue minta maaf yang sebesaaaaaaar besaaaaarnya. Dan tetap jaga kekompakan
kita,............
SALAMPENULIS

0 komentar:
Posting Komentar